Jumat, 18 September 2009

Teori Pasang Surut Bintang

Teori ini mengemukakan bahwa dahulu kala ada sebuah buintang yang melintasi dekat matahari. Adanya gaya tarik bintang tersebut, maka menyebabkan pada permukaan matahri terjadi proses pasang surut, seperti pasang surut air laut di bumi akibat gaya tarik bulan.
Sebagian dari masa matahari yang membentuk tonjolan ke arah bintang itu ikut tertarik. Kemudian, tonjolan tersebut terputus dan akhirnya lepas dari matahari. Massa gas itu terputus-putus dan kemudian membentuk tetesan raksasa dengan ukuran yang berbeda-beda. Tetesan raksasa tersebut lama-kelamaan membeku menjadi planet-planet. Itulah sebabnya planet-planet terletak pada satu bidang datar, bahkan pada suatu waktu nanti akan membentuk satu garis lurus.
Pada tahun 1982, beberapa planet memang terletak hampir pada satu garis lurus.

Pertanyaannya :
1. Mengapa planet bumi tidak seperti planet-planet lainnya, kan dari bahan yang sama? (Matahari).
2. Ruang angkasa merupakan ruang hampa, apa yang menyebabkan kebekuan dari bagian matahari tersebut?
3. Jika bagian matahari tersebut dapat membeku, mengapa bagian permukaan matahari tidak dapat membeku?

3 komentar:

Anonymous mengatakan...

Halo X-Filez. W Klonkung.

Kok sepertinya blog ini cuma ada 2 org aja yg baca?

btw w akan menjawab pertanyaan nomor 2 dan 3.

2. Pendinginan (pelepasan kalor) dapat terjadi secara radiasi (tidak memerlukan medium) sehingga sesuatu yg panas lama lama akan dingin dalam ruang hampa. hukum kekekalan energi mengatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun musnah, hanya dapat berubah wujud dari yang satu ke yang lain. sebenarnya salah, dalam reaksi nuklir massa dapat berubah menjadi energi dan energi dapat berubah menjadi massa.
yang perlu dipertanyakan adalah kemana energi yang hilang itu? apakah energi itu sekarang berupa energi atau massa?

3. bagian permukaan matahari adalah daerah yang menjadi panas akibat reaksi inti matahari. bagian yang terlepas tidak lagi mendapat energi secara langsung dari inti matahari sehingga lama kelamaan membeku. permukaan matahari tetap berpijar karena adanya reaksi inti mathari.

sekian...

Anonymous mengatakan...

halo x filez, w klonkgung.

koq sepertinya blog ini cuma 2 org aja yg baca?

btw, w akan menjawab pertanyaan nomor 2 dan 3.

2. pelepasan panas (kalor) dapat terjadi secara radiasi (tanpa medium). sehingga benda panas dalam ruang hampa pun dapat mengalami pendinginan.

3. bagian permukaan yang tertarik menjauhi matahari tidak lagi menerima kalor dari matahari secara langsung. sehingga mengalami pendinginan. bagian permukaan matahari tidak mengalami pendinginan karena menerima kalor secara terus menerus dari inti matahari.

Anonymous mengatakan...

sorry w pos dua kali hal yang sama karena tadi g kelihatan di halaman muka.

Poskan Komentar